Jarak Pandang di Bandara Tjilik Riwut Terbatas, Pesawat Garuda Mendarat di Bandara Terdekat

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 05 September 2019 - 10:56 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pesawat Garuda dengan nomor Penerbangan GIA 550 yang gagal mendarat di Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya karena jarak pandang terbatas, Kamis 5 September 2019 sekitar pukul 07.20WIB terpaksa pendaratannya dialihkan di bandara terdekat. 

"Kalau gagal mendarta biasanya mendarat di Bandara terdekat mas.  Biasanya di Balikpapan, " ujar Kepala Bandara Tjilik Riwut, Siswanto,  Kamis 5 September 2019.

Usai pendaratan di bandara terdekat maka para penumpang akan kembali mendarat di Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya ketika situasi sudah normal kembali. 

"Nanti kalau sudah normal baru bisa mendarat kembali. Begitupun dengan maskapai yang mau berangkat dari Palangka Raya. Intinya sudah normal. Dan biasanya tidak lama," jelasnya.

Gagalnya pesawat tujuan Jakarta - Palangka Raya tersebut karena jarak pandang terbatas atau tidak sesuai standar keselamatan.

"Jarak pandang di landasan hanya 600 meter.  Nggak bisa. Normalnya itu 800 meter," jelas Siswanto.

Berkaitan dengan jumlah penumpang, pihak bandara belum mendapat data resmi dari pihak maskapai Garuda. (ARNOL/B-2)

Berita Terbaru