Polda Kalteng: Penanganan Kasus Pelecehan Seksual terhadap PS Tidak akan Tebang Pilih

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 05 September 2019 - 22:24 WIB

BORNEONEWS,  Palangka Raya - Penanganan kasus pelecehan seksual terhadap oknum dosen berinisial PS tidak akan tebang pilih. Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kalteng,  Kombes Pol Hendra Rochmawan,  Kamis 5 September 2019.

"Pokoknya kami tidak tebang pilih. Siapapun pelakunya tetap akan ditindak tegas sesuai prosedur yang berlaku," jelasnya.

Penindakan tegas terhadap oknum dosen tersebut dimaksudkan juga agar bisa memberikan efek jerah bagi pihak lain yang mungkin memiliki kebiasaan terjun dalam kejahatan seksual.

" Tegasnya penegakan hukum yang dilakukan ini agar tidak ada lagi pelaku lain yang nyusul dengan kejahatan yang sama. Setidaknya bisa ada efek jeralah, " jelasnya.

Berkaitan dengan progres dari proses hukum terhadap tersangka,  Hendra menerangkan saat ini sudah sedang berlangsung. Para penyidik terus bekerja intensif dan maksimal agar kasus ini sesegera mungkin dilimpahkan.

"Sekarang masih terus berjalan. Cepat atau lambat akan segera dilimpahkan ke pengadilan, " ujarnya.

Diakhir perbincangan Hendra sekali lagi mengingatkan dengan adanya kasus ini menjadi bahan refleksi bagi siapapun untuk senantiasa mengahargai wanita sebagai ibunya sendiri. Wanita tidak untuk dilecehkan.

Sekedar informasi,  PS merupakan tersangka kasus pelecehan seksual terhadap para mahasiswinya disalah satu universitas di kota Palangka Raya. (ARNOL/B-5)

Berita Terbaru