Sekda Kalteng Harapkan Perusahaan Sawit Penuhi Standar Keamanan Pekerja

  • Oleh Budi Yulianto
  • 06 September 2019 - 06:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Kalteng Fahrizal Fitri menyarankan perusahaan sawit memenuhi standar keamanan pekerja. 

Ini ia sampaikan ketika menghadiri regional workshop Promoting Deventer Work in Oil Palm Plantation, bertema sawit berkelanjutan dialog sosial untuk pekerjaan yang layak, Kamis, 5 September 2019.

"Saya berharap standar keamanan pekerja dipenuhi. Kalau sudah dipenuhi, pekerja juga diingatkan untuk menggunakannya," katanya. 

Sekda turut mengharapkan tingkat kecelakaan kerja pada perusahaan sawit dapat menurun. Perusahaan juga harus memenuhi hak-hak pekerja baik itu diikutsertakan dalam BPJS, keselamatan kerja dan lainnya.

"Saya mengingatkan pekerjaan kelapa sawit tidak hanya sesaat tapi merupakan suatu usaha yang bisa melestarikan dan meningkatkan perekonomian Kalteng," ungkapnya.

Soal upah minimum regional, Disnakertrans diharapkan terus memonitoring perkembangannya. Namun sejauh ini tidak ada laporan yang di bawah dari standar UMR.

Sementara itu Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI Cabang Kalteng Dwi Darmawan mengatakan, dialog tersebut salah satunya sebagai upaya untuk membuat tenaga kerja menjadi lebih baik. 

Untuk mencapai tujuan tersebut, pihaknya membutuhkan saran dan masukan baik dari masyarakat, serikat pekerja termasuk pemerintah. (BUDI YULIANTO/m/ADV)

Berita Terbaru