Kabut Asap Terus Memburuk, Kualitas Udara Palangka Raya Tidak Sehat

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 06 September 2019 - 16:32 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kualitas udara di Kota Palangka Raya semakin hari semakin memburuk disebabkan oleh kabut asap yang semakin pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Angka Indeks Standar Pencemar Udara atau ISPU Palangka Raya saat ini berada di kisaran angka 122. Angka ini menunjukan kondisi tidak sehat. 

“Saat ini indeks udara masuk kategori tidak sehat. Berdasarkan data KemenLHK kadar partikular PM10 berada diangka 122,” kata Prakirawan Cuaca BMKG Palangka Raya, Eka Priti Widjiastuti, Jumat, 6 September 2019.

Namun kondisi lebih parah terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur dengan udara yang sudah sangat tidak sehat, partikular PM10 berada diangka 213.

Diketahui untuk kualitas udara PM10 terbagi menjadi 5 kategori utama. Kadar PM10 0 sampai 50 menunjukan udara baik.  

Kemudian kadar PM10 51 sampai 100 menunjukan kualitas udara sedang.  Setelah itu kadar PM10 101 sampai 199 menunjukan kualitas udara tidak sehat.

Sedangkan kadar PM10 200 sampai 299 menunjukan kualitas udara sangat tidak sehat. Udara dikatakan berbahaya jika PM10 sudah mencapai angka 300 sampai 50.000. (HERMAWAN DP/B-6)

Berita Terbaru