Polisi Tangkap Dua Pembakar Lahan di Kotawaringin Barat

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 07 September 2019 - 19:52 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Polisi menangkap dua pelaku pembakar lahan dan hutan di Kotawaringin Barat. Pertama yakni MA, di Jalan Jendral Sudirman, RT 01 RW 01, Desa Kumpai Batu Bawah, Kecamatan Arut Selatan.

Pelaku yakni MA (56), yang kesehariannya bekerja sebagai petani. Dia diamankan polisi dan mengakui perbutannya telah membakar lahannya pada Kamis, 5 September 2019.

Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Arie Zulkarnain melalui Kasat Reskrim, AKP Tri Wibowo menyampaikan, api yang dibakar pelaku sempat merambat dan membesar.

"Saat diamankan, pelaku mengakui telah melakukan pembakaran. Api juga merambat ke lahan yang lain," kata Tri Wibowo, Sabtu, 7 September 2019.

Adapun kronologis penangkapan, pada Kamis, 5 September 2019 sekitar pukul 17.30 WIB, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang membakar lahan. Kemudian dilakukan pengecekan dan pelaku tertangkap tangan tim patroli pencegahan.

Tim patroli juga turut memadamkan api kebakaran lahan itu. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Kobar untuk proses lebih lanjut.

Tersangka dijerat Pasal 78 ayat (3) Jo Pasal 50 ayat (3) huruf d UU RI Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun dan denda Rp 5 miliar.

Polisi juga menangkap pelaku pembakaran lahan di Jalan A Yani, Gang Mihau, Palingkau, di Kelurahan Baru, Kecamatan Arsel, di hari yang sama.

Pelaku berinsial HY, warga Jalan Pemuda RT 18 Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan, sebagai pekerja swasta.

Tri Wibowo menyampaikan, pelaku pembakar lahan dapat dibekuk berdasarkan penyelidikan yang dilakukan pihaknya.

Berita Terbaru