Santri dan Ustadz Pondok Pesantren Darul Amin Sampit Dirikan Salat Minta Hujan

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 08 September 2019 - 12:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Santi dan ustadz di Pondok Pesantren Darul Amin Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar salat istisqo atau salat minta hujan, Minggu, 8 September 2019.

Hal itu dilakukan karena dalam beberapa pekan terakhir Kotim dilanda kekeringan.

"Kami hari ini menggelar salat istisqo atau salat minta hujan. Karena kemarau yang melanda Kotim bahkan Kalteng ini sudah cukup lama," ujar Ustadz Taufikurrahman, seusai menggelar salat. 

Upaya itu menjadi salah satu cara untuk meminta kepada Allah Yang Maha Kuasa agar memberikan rahmat kepada umatnya dengan menurunkan hujan sesegera mungkin.

Karena dampak dari kemarau tahun ini, membuat banyak kebakaran lahan. Sehingga memunculkan kabut asap yang pekar dalam beberapa hari terakhir. 

"Kami menghadap kepada Allah, sebagai bentuk bahwa kami tidak memiliki kemampuan selain Allah. Sehingga salat istisqa ini kami gelar, dengan harapan doa kami dikabulkan," kata Taufikurrahman. 

Ia mengatakan, dampak kabut asap membuat sejumlah santri mengalami sakit dan gangguan pernapasan. Bahkan ada beberapa santri yang tidak bisa mengikuti pelajaran akibat sakit.

Sehingga kabut sangat mengganggu kesehatan santri yang menuntut ilmu di Pondok Pesantren Darul Amin. 

"Kita seluruh umat Islam di daerah ini agar selalu berdoa. Sehingga rahmat Allah bisa turun dan kabut asap serta kebakaran lahan di daerah ini tidak terjadi lagi nantinya," tutur Taufikurrahman. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)

Berita Terbaru