Harga CPO Lesu, Ini Strategi Provident Agro

  • Oleh Nedelya Ramadhani
  • 09 September 2019 - 16:10 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Emiten perkebunan PT Provident Agro Tbk (PALM) siap menerapkan strategi efisiensi dan optimalisasi lahan eksisting akibat tekanan harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) belakangan ini.

"Sepanjang tahun lalu, PALM sudah mendivestasi empat entitas anak, yakni PT Transpacific Agro Industry, PT Sumatera Candi Kencana, PT Langgam Inti Hibrindo dan PT Mutiara Sawit Seluma. Efisiensi dan optimalisasi jadi salah satu upaya menjadikan perseroan tetap kompetitif," kata Presiden Direktur PT Provident Agro Tbk, Tri Boewono, di Jakarta, Senin (9/9/2019).

Tahun lalu, total luas lahan tertanam Provident Agro sebesar 6.122 hektare dengan luas lahan tertanam yang sudah menghasilkan sebesar 5.176 hektare, sedangkan lahan yang belum menghasilkan sebesar 946 hektare.

Data laporan keuangan per Maret 2019 mencatat, saham perseroan dipegang oleh PT Saratoga Sentra Business sebesar 44,88%, PT Provident Capital Indonesia 44,16%, Tri Boewono 0,92%, Devin Antonio 0,31%, Maruli Gultom 0,03%, dan publik 9,70%. (NEDELYA RAMADHANI/m)

Berita Terbaru