Buka MTQ Kotim, Bupati: Alquran Harus Jadi Pedoman dan Pandangan Hidup Umat Muslim

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 09 September 2019 - 19:30 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kitab suci Alquran harus menjadi landasan pedoman dan pandangan hidup masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terutama bagi umat muslim. Itu disampaikan Bupati Kotim saat membuka MTQ tingkat Kabupaten di Tualan Hulu.

"Saya minta kepada umat muslim di Kotim ini bisa menjadikan Alquran sebagai pedoman dan pandangan hidup," kata Bupati Kotim, Supian Hadi melalui rilis dari Bagian Protokol dan Komunikasi Publik, Senin, 9 September 2019. 

Hal itu juga sesuai dengan tema Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-50 dan Festival Seni Qasidah Rabbana di Desa Cempaka Putih, Kecamatan Tualan Hulu.

"Temanya, Melalui MTQ dan FSQ tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur, kita perkuatkan pengamalan Alquran untuk memperkokoh ukhuwah islamiyah dan persatuan bangsa," kata Supian Hadi.

Tema tersebut sejalan dengan upaya pemkab untuk terus meningkatkan kualitas kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara. 

"Kami ingin juga melalui MTQ ini, bisa membawa masyarakat Islam semakin dekat dengan Allah SWT, dan selalu menjalankan perintah-Nya," kata Supian Hadi. 

Dia juga berharap agar keluhuran nilai-nilai ajaran Al Qur’an sebagai pedoman dan pandangan hidup masyarakat. Hal itu sangat perlu ditumbuhkembangkan. Baik melalui proses pendidikan formal maupun non formal.

MTQ sendiri diselenggarakan sejak Sabtu, 7 September 2019. Dan akan berakhir pada Rabu 11 September 2019 mendatang.

Dia berharap kegiatan tersebut bisa menjadi momentum strategis mewarnai pelaksanaan pembangunan, dan prilaku kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari menuju nilai qurani. 

"Kegiatan MTQ jangan hanya dijadikan rutinitas seremonial semata. Namun menjadi sebuah pembelajaran untuk selalau ingat Al-quran dan memahaminya sebaik mungkin," pungkas Supian Hadi. (MUHAMMAD HAMIM/B-11) 

Berita Terbaru