Masyarakat Diimbau Jangan Ragu Minta Bantuan Aparat Kepolisian

  • Oleh Agus Priyono
  • 09 September 2019 - 19:56 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengimbau masyarakat tidak ragu dalam meminta bantuan  aparat kepolisian. Khususnya untuk membantu pengawalan jika melakukan transaksi pengambilan uang dalam jumlah besar dari bank.

Imbauan itu disampaikan dengan dimaksud agar kejadian seperti yang dialami oleh Bariah, 37, korban pencurian bermodus kaca mobil tidak terulang kembali.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bariah kehilangan uang senilai Rp 500 juta yang baru saja diambil dari bank. Uang itu raib saat dia tengah makan di Rumah Makan Wong Cilik di Jalan Kahayan, Kota Palangka Raya, Senin, 9 September 2019.

Kapolres menegaskan, tindakan pengawalan yang diberikan aparat kepolisian dimaksudkan untuk menciptakan rasa aman. Jadi masyarakat tidak perlu bimbang dalam hal apapun. Karena pengawalan tersebut tidak akan dipungut biaya.

“Sebenarnya masyarakat yang melakukan pengambilan uang tunai di bank bisa meminta bantuan kepada kami untuk melakukan pengawalan. Tidak perlu segan dan tidak dipungut biaya,” kata AKBP Timbul.

Ia menambahkan, tindak kejahatan seperti pencurian biasanya terjadi karena kelalaian dari korban. Contohnya, memarkir kendaraan tanpa pengamanan ganda. Kemudian mengambil uang dalam jumlah besar tanpa pengawalan, termasuk juga meninggalkan barang berharga di dalam mobil tanpa pengawasan. Semua itu tentunya dapat memancing seseorang untuk melakukan tindak kejahatan.

“Masyarakat hendaknya bersama-sama menjaga kamtibmas dengan mengamankan harta benda dengan baik. Sehingga tidak ada kesempatan dan para pelaku kejahatan berpikir dua kali untuk melakukan kejahatan itu. Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat tapi juga adanya kesempatan,” tegas Kapolres. (AGUS/B-3)

Berita Terbaru