10 Tahun Lalu Pelaku Karhutla Masih Waras

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 09 September 2019 - 20:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaku pembakar hutan dan lahat (Karhutla) yang diobservasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei pertengahan Augustus 2019 ternyata 10 tahun lalu masih waras atau normal.

Fakta ini diungkapkan oleh salah satu mantan tetangganya, Tedi (41) warga Jalan Rajawali 2, Kelurahan Bukit Tunggal, Kota Palangka Raya, Senin 9 September 2019.

Haryadi merupakan tukang bangunan yang sangat terampil. Salah satu hasil kerjanya ialah salah satu langgar di Jalan Rajawali.

"Dia dulu itu tukang bangunan. Langgar di Jalan Rajawali II itu dia yang kerja," ujarnya. Seusai menjalani profesi sebagai tukang bangunan, pelaku menggeluti bisnis odong-odong.

"Tidak tahu kenapa, dari tukang bangunan tidak lama dia buka usaha odong-odong. Pokoknya dia mash waras saja," kisah pemilik salah satu rumah makan di Jalan Tingang ini.

Lanjutnya, setelah mulai tidak normal otaknya, dia sering ke sini omong sendiri - sendiri. Nunggu dikasi teh baru pulang.

Tetangga lama Haryadi ini menuturkan dia terkejut saat mendengar Haryadi sudah ditangkap karena membakar lahan.

"Terkejut saya pas dengar dia sudah ditahan di polres. Orang itu memang 4 - 5 tahun terakhir sudah mulai terlihat tidak warasnya. Tidak tahu kenapa," kisahnya mengenang kebiasaan Haryadi sehari hari. (ARNOLD/B-6)

Berita Terbaru