Pembuang dan Penculik Bayi Jalani Perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 10 September 2019 - 15:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Proses hukum terhadap pelaku pembuang bayi sendiri dan penculik bayi keponakaannya tidak bisa berjalan mulus. Hal ini karena tersangka Wat (40) masih harus menjalani perawatan intensif di RSUD dokter Doris Sylvanus Palangka Raya lantaran menderita penyakit  ginjal.

Istri dari  Suwarto tersebut dirawat sudah sepekan lalu usai divonis mengidap penyakit ginjal. Awalnya di RS Bhayangkara, kemudian  dirujuk ke RSUD dokter Doris Sylvanus Palangka Raya.

"Sudah dari tanggal 29 Agustus lalu, Mas. Awalnya di RS Bhayangkara kemudian pindah ke sini," ujar Suwarto, Selasa 10 September 2019 saat ditemui awak media di ruang Bougenville.

Pantauan awak media, tersangka Wat tampak lemah didampingi oleh suaminya petugas keamanan Polres Palangka Raya.

Beberapa kali diajak bicara oleh awak media, Wat miskin komentar dan sesekali menatap wajah sang suami yang berada disampingnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Palangka Raya, AKP Nandi Indra Nugraha saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

" Iya benar lagi dirawat di RSUD dokter Doris Sylvanus Palangka Raya. Sudah sepekan lebih dirawatnya," ujarnya. (ARNOL/B-2)

Berita Terbaru