Pemkab Barito Utara Diminta Berikan Solusi kepada Masyarakat Terkait Larangan Membakar Lahan

  • Oleh Ramadani
  • 10 September 2019 - 22:30 WIB

BORNENEWS, Muara Teweh - Anggota DPRD Barito Utara, Edi Fran Aji menyoroti larangan membakar lahan. Dia pun meminta pemkab untuk memberikan solusi kepada masyarakat terkait larangan itu.

Pembukaan lahan tanpa dibakar itu harus disertai solusi. Agar masyarakat tidak tersangkut masalahan hukum,

Aji, jika berladang menggunakan sistem moderinasisi, membuka lahan dengan alat berat dan sejenisnya, tentu akan menyulitkan masyarakat itu sendiri.

“Masyarakat yang berladang dan bertani itu bukan orang yang kaya. Mereka bertani hanya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Jika menggunakan alat berat untuk membuka ladang, hal itu akan memberatkan masyarakat. Khususnya kalangan bawah.

"Jangankan untuk menyewa alat berat untuk pembukaan lahan, untuk membeli minyaknya saja masyarakat tidak sanggup,” kata dia.

Dia menerangkan, masyarakat di Kabupaten Barito Utara khususnya warga masyarakat di pedalaman, sudah sejak turun temurun membuka lahan untuk berladang dengan cara membakar.

Mereka membakar lahan pun sudah tahu dan mengerti caranya agar tidak menyebar ke lahan yang lain.

“Masyarakat yang berada di pelosok tidak sama pengetahuannya dengan erada di sini, karena keterbatasan informasi. Kita harus mempermudah masyarakat sehingga mereka bisa berusaha tanpa ada rasa takut. Misalnya, dilakukan pendampingan oleh aparat pada saat mereka membuka ladang, bukan justru ditangkap,” imbuh Edi. (RAMADHANI/B-11)

Berita Terbaru