Air PDAM di Samuda Juga Asin Imbas Musim Kemarau

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 11 September 2019 - 15:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Air PDAM di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), juga asin imbas musim kemarau yang melanda daerah ini dalam dua bulan terakhir.

Hal itu terjadi karena air Sungai Mentaya lokasi pengambilan bahan baku PDAM juga asin. Sehingga saat didistribusikan kepada masyarakat, air juga ikut asin. 

"Sudah beberapa hari terakhir ini air PDAM di Samuda ini asin. Mungkin karena air Sungai Mentaya juga asin," kata Muhammad Arsyad, warga Samuda, Rabu, 11 September 2019.

Keadaan tersebut tentunya sangat mengganggu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan. Apalagi air PDAM tersebut hanya terasa hambar saat malam hingga dini hari. Namun air yang keluar juga tidak lancar. 

"Terkadang hambarnya saat tengah malam. Itu juga air yang keluar hanya sedikit. Sehingga seadanya saja yang bisa kami manfaatkan," kata Arsyad. 

Akibat itu, tidak sedikit bagi warga yang mampu membeli air bersih untuk kebutuhan cuci dan mandi. Sedangkan untuk minum dan masak, mereka membeli air galon. 

"Kalau orang yang pas-pasan mereka harus berpikir untuk mengeluarkan uang beli air bersih," terang Arsyad. 

Dia juga berharap agar ada solusi dari pemerintah kecamatan maupun daerah terkait kebutuhan air bersih tersebut. Agar masyarakat tidak sempat menggunakan air asin yang bisa saja membahayakan kesehatan. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru