Bandara Beringin Tetap Layani Penerbangan Meski Dilanda Kabut Asap

  • Oleh Ramadani
  • 11 September 2019 - 16:56 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Bandara Beringin Muara Teweh tetap beroperasional dan melayani penerbangan meski kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus melanda Kabupaten Barito Utara.

Petugas Bandara Beringin, Duan, Rabu 11 September 2019 mengungkapkan bahwa Kabupaten Barito Utara telah diselimuti kabut asap sekitar sebulan lebih. Kabut asap ini merupakan kiriman dari daerah tetangga.

Namun penerbangan reguler maskapai Susi Air tetap normal 2 kali seminggu yakni setiap Senin dan Sabtu. Pesawat berangkat dari Muara Teweh tujuan Palangka Raya pukul 11.00 WIB.

“Terakhir penerbangan Senin 9 September 2019 membawa penumpang yang menjadi tamu Bupati Barut Nadalsyah. Di sini tidak ada masalah, meski kabut asap, kecuali pesawat dilarang terbang dari Palangka Raya,” ujarnya.

Selain penerbangan regular, Bandara Beringin juga melayani penerbangan pesawat carteran dan helikopter sebuah perusahaan tambang.

Penerbangan PP dengan rute Tanjung (Kalsel) - Muara Teweh dilayani oleh pesawat Twin Otter Seri  400 milik maskapai Airfast.

Penerbangan carteran ini tergantung kebutuhan perusahaan. Kebetulan saat wartawan berada di Bandara Beringin, Rabu sekitar pukul 11.00 WIB, peswat Twin Otter kapasitas belasan orang ini mendarat di Bandara Beringin.

Sekitar sepuluh menit berselang, sebuah heli juga mendarat. “Itu pesawat dan heli milik perusahaan tambang,” paparnya. (RAMADHANI/B-6)

Berita Terbaru