DKPP Sukamara Ambil Sampel Darah Ayam untuk Ketahui Penyebaran Penyakit Flu Burung

  • Oleh Norhasanah
  • 11 September 2019 - 17:30 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sukamara mengambil sampel darah ayam milik masyarakat untuk mengetahui penyebaran penyakit Avian Influenza (AI) atau flu burung dan Pullorum pada unggas. 

"Dalam pemeriksaan ini kita bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah," kata Kabid Peternakan DKPP Sukamara, Syamsir Hidayat, Rabu, 11 September 2019.

Syamsir menerangkan, penyakit flu burung pada ternak disebabkan virus Influenza HSNI yang sangat ganas. Dan penyakit ini bisa menular kepada manusia.

"Karena zoonosis, bisa menulari hewan lain, bahkan manusia melalui cairan yang keluar lewat lubang hidung, mulut, mata dan kloaka (feces), atau kontak langsung dengan unggas yang sakit tersebut," ujarnya.

Syamsir menjelaskan, gejala klinis penyakit flu burung dapat terlihat pada jengger dan pial ayam yang berwarna kebiruan, kepala bengkak, gangguan pernapasan, discarge nasal atau ingusan, mata berair, telapak kaki kemerahan, diare, dan gejala syaraf.

"Melalui ciri-ciri tersebut, peternak unggas bisa melihat langsung apabila unggasnya sedang terserang penyakit flu burung ini," ujar Syamsir Hidayat. (NORHASANAH/B-11)

Berita Terbaru