Kenaikan Penderita ISPA di Kalimantan Tengah Diprediksi Mencapai 20 Persen

  • Oleh Agus Priyono
  • 11 September 2019 - 19:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah memprediksi kenaikan penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akan meningkat 10 hingga 20 persen di September 2019.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Endang Sri Lestari mengatakan kenaikan tersebut dilihat dari makin parahnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mengakibatkan kabut asap kian meluas.

"Mengingat asap yang masih belum berhenti dan penderta komulatif dari bulan kemarin, maka diperkirakan kenaikan ISPA Diangka 10 sampai 20 persen," ujar Endang, Rabu 11 September 2019.

Ia menambahkan pada Minggu pertama September 2019  jumlah penderita ISPA mencapai 2.237 pasien. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan meningkat.

Diketahui jika Kabupaten Gunung Mas masih belum hingga saat ini masih belum menyerahkan data penderita ISPA di wilayahnya kepada Dinkes Provinsi Kalteng.

"Minggu pertama september sudah lebih dari 2000 pasien ISPA dan itu belum semua terdata karena Kabupaten Gunung Mas belum menyerahkan datanya kepada kami," pungkasnya. (AGUS/B-6)

Berita Terbaru