Dugaan Sumur Bor Fiktif Berada di Luar Proyek Badan Restorasi Gambut

  • Oleh Budi Yulianto
  • 11 September 2019 - 20:32 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dugaan adanya sumur bor fiktif di Desa Henda, Kabupaten Pulang Pisau ternyata berada di luar proyek pembangunan yang dilakukan Badan Restorasi Gambut (BRG).

"Fakta di lapangan bahwa sumur bor yang ditemukan diduga fiktif berada di luar kawasan titik koordinat pembangunan," kata Ketua Tim Restorasi Gambut Daerah atau TRGD Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri, Rabu, 11 September 2019.

"Jadi itu di luar area kerja BRG," imbuh Sekda Kalteng didampingi Kapokja Wilayah Kalimantan dan Papua, Rudy dan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalteng, Norliani.

Fahrizal menuturkan hal ini diketahui berdasarkan fakta di lapangan setelah tim dari BRG pusat, pihak perguruan tinggi, aparat desa, masyarakat peduli api dan lainnya mengecek ke lokasi.

"Jadi kita belum tahu itu dan belum bisa menduga-duga siapa yang melakukan," ungkapnya. Hal senada juga disampaikan Rudy bahwa itu berada di luar titik koordinat.

Dia menyebut pembangunan sumur bor yang dilakukan BRG selalu terdokumentasi dengan baik. (BUDI YULIANTO/ADV/B-6)

Berita Terbaru