Sekda Sukamara: Dinas Laksanakan Program Turunkan Angka Stunting

  • Oleh Norhasanah
  • 12 September 2019 - 08:36 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Sekretaris Daerah atau Sekda Sukamara Sutrinao meminta dinas dan pihak yang terlibat dalam upaya menekan angka stunting atau kekerdilan melaksanakan program yang berdampak pada penurunan.

"Dalam penanganan stunting ini banyak dinas yang terkait, permasalahan ini tidak hanya dibebankan kepada bidan saja," ucap Sutrisno, Kamis, 12 September 2019.

Menurut Sutrisno, permasalahan stunting juga berkaitan dengan gizi, sehingga banyak pihak yang terlibat dalam permasalahan tersebut.

"Oleh karena itu, untuk menangani ini, adalah seluruh dinas teknis yang ada tupoksinya tentang kesehatan ini, karena untuk menurunkan angka stunting kita harus banyak melalukan hal-hal yang mengarah pada pengurangan stunting," ujarnya.

"Salah utama yang perlu dilakukan adalah permasalahan air bersih, gizi dan lain sebagainya, ini perlu kita perbaiki agar upaya yang dilakukan dalam menekan angka stubting benar-benar bisa dilakukan sesuai harapan," kata Sutrisno.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara mencatat, sebanyak 23 persen masyarakat di Kabupaten Sukamara menderita stunting, dimana angka tersebut berada diatas standar WHO yakni 20 persen.

"Berdasarkan di Reskesdes, untuk persentasi stunting di Sukamara masih diangka 23 persen," ucap Plt Dinkes Sukamara, Amir Sapiyudin.

Amir melanjutkan, dari persentasi tersebut, Bumi Gawi Barinjam masih berada diangka paling rendah jika dibanding dengan kabupaten lain yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Hanya saja untuk prevalensi stunting didaerah kita masin berada diatas standar WHO yang hanya 20 persen saja, lebih tinggi 3 persen," ujar Amir. (NORHASANAH/B-5)

Berita Terbaru