Pesawat Garuda dan Trans Nusa Gagal Mendarat di Bandara Tjilik Riwut Dampak Kabut Asap

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 12 September 2019 - 09:54 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pesawat udara Garuda dan Trans Nusa gagal mendarat di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya dampak kabut asap tebal, Kamis pagi, 12 September 2019.

Kabut asap pekat di Palangka Raya tadi pagi memang tidak memungkinkan untuk transportasi udara di sana. Jarak pandang saat itu hanya berkisar 600 meter saja.

Dua pesawat tersebut berangkat dari dua bandara asal berbeda dan jadwalnya pun berbeda. Pesawat udara Garuda dari Jakarta, sedangkan Trans Nusa dari Balikpapan. 

"Ada dua maskapai yang gagal mendarat. GA dari Jakarta, sedangkan Trans Nusa dari Balikpapan," ujar Kepala Bandara Tjilik Riwut, Siswanto, Kamis 12 September 2019.

Lanjutnya, Trans Nusa sebenarnya mendarat Jam 06.15 WIB Dan Garuda seharusnya Jam 07.15 WIB. Dua-duanya batal dan harus tertunda sampai cuacanya membaik. 

Atas kejadian tersebut Siswanto meminta maaf kepada seluruh pengguna jasa maskapai dan juga keluarga yang menanti untuk menjemput. Semuanya ini bukan faktor kesengajaan tetapi karena kondisi alam diarea Bandara yang dapat mengganggu keselamatan.

"Minta maaf untuk ketidaknyamanan penumpang dan juga pihak keluarga atas batalnya pendaratan dari maskapai Garuda dan Trans Nusa hari ini.  Ini semua bukan disengaja tetapi karena faktor alam kita yang tidak memenuhi standar keselamatan," jelasnya. (ARNOL/B-5)

Berita Terbaru