Tepat Sepekan Dua Kali Garuda Gagal Mendarat di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 12 September 2019 - 10:28 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tepat sepekan ini pesawat Garuda dari Jakarta mengalami dua kali gagal mendarat di Bandara  Tjilik Riwut Kota Palangka Raya karena jarak pandang terbatas dampak kabut asap.

"Pas seminggu dengan hari ini pesawat Garuda gagal mendarat lagi. Semuanya karena jarak pandang yang terbatas di landasan pacu," ujar Kepala Bandara Tjilik Riwut, Siswanto, Kamis 12 September 2019.

Lanjutnya, pada Kamis 5 September 2019 Garuda juga. Sekarang Garuda ditambah Trans Nusa. Semuanya karena kabut asap yang membuat jarak pandangnya dibawah normal keselamatan.

Menurutnya jarak pandang normal  dan sesuai dengan ketentuan keselamatan yaitu 800 meter.  Sedangkan yang terjadi saat gagal mendarat hanya 600 meter saja.

"Jarak pandang dilandasan hanya 600 meter.  Ngga bisa. Normalnya itu 800 meter," jelas Siswanto.

Diakhir perbincangan dirinya sangat mengharapkan kedepannya tidak terjadi lagi kegagalan mendarat di Bandara Tjilik Riwut. Karena semuanya sangat mengganggu keselamatan dan juga kekhwatiran penumpang serta keluarga.

"Harapannya ya semoga tidak lagi terjadi ada pesawat yang gagal mendarat. Kasihan penumpang dan keluarganya tentu panik," harapnya. (ARNOL/B-5)

Berita Terbaru