Penurunan Prevalansi Stunting Juga Tanggungjawab Masyarakat

  • Oleh Norhasanah
  • 12 September 2019 - 12:42 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakst Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosPMDPP-PA) Sukamara, Aji Nugraha mengatakan, upaya menurunkan prevalansi stunting juga menjadi tanggung jawab masyarakat.

"Upaya dalam menurunkan prevalansi stunting merupakan tantangan yang harus kita hadapi bersama," ujar Aji Nugraha, Kamis, 12 September 2019.

"Permasalahan ini tidak hanya menjadi tantangan pemerintah dan pusat saja, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat," kata Aji.

Menurut Aji, stunting adalah kondisi yang terjadinya gagal tumbuh pada tubuh dan otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, sehingga anak menjadi lebih pendek dari anak normal seusianya.

"Stunting ini juga menyebabkan anak mengalami keterlambatan berfikir, oleh karena itu stunting menjadi salah satu masalah kesehatan yang marak terjadi di Indonesia," ujarnya.

Aji menuturkan, Gerakan Sayang Ibu (GSI) merupakan salah satu program yang dilaksanakan pemerintah dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. (NORHASANAH/B-5)

Berita Terbaru