Dapat Peringkat 2 Pencegahan Korupsi, Pemko Palangka Raya Lemah di Manajemen ASN

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 12 September 2019 - 20:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya berhasil meraih posisi 2 pencegahan korupsi seluruh Provinsi Kalimantan tengah karena masih memiliki kelemahan di sisi managemen Aparatur Sipil Negara atau ASN.

“Dari poin-poin rencana aksi yang sudah dijalankan harus kami diakui ada beberapa kendala dan salah satunya manajemen ASN,” sebut Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, Kamis 12 September 2019.

Termasuk bidang ULP yang setiap ASN yang berada di sana wajib memiliki sertifikasi keahlian dibidangnya serta keharusan untuk bisa mandiri.

“Namun itu akan kami benahi dengna melakukan beberapa kajian, sehingga tidak ada ketakutan yang berujung pada kasus hukum,” ujarnya.

Ke depan jajarannya terus komitmen untuk membangun good governance, membuat pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.

“Namun kami melihat tanpa harus mendapatkan apa dari peringkat itu, tapi komintem kami membangun birokrasi yang bersih menjadi tujuan bersama dan konsisten terhadap pencegahan korupsi ini,” tutupnya. (HERMAWAN DP/B-6)

Berita Terbaru