Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Imbau Sekolah Gelar Doa Bersama Minta Hujan

  • Oleh Budi Yulianto
  • 12 September 2019 - 22:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng Slamet Winaryo mengimbau seluruh sekolah, khususnya SMA atau sederajat, untuk bisa menggelar doa bersama memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diturunkan hujan. 

Bagi yang musim, bisa diawali dengan salat Istisqo. Sedangkan untuk lainnya menyesuaikan dengan keyakinan atau agama masing-masing.

"Kita sudah mengimbau ke setiap guru agama dan sudah ada beberapa sekolah yang melaksanakan itu," kata Slamet, Kamis, 12 September 2019.

Ia menuturkan, di tengah musibah ini, jam masuk sekolah diundur sudah diberlakukan. Tentunya hal itu tetap menyesuaikan kondisi cuaca berdasarkan kesepakatan bersama.

Soal diliburkan, ia menyebut belum diberlakukan. Ini karena ia berkeyakinan bahwa kondisi cuaca masih fluktuatif. 

"Justru yang berbahaya itu ketika diliburkan karena tidak terkontrol. Misalnya di rumah malah berkeliaran. Oleh sebab itu, sepanjang tidak berbahaya bagi keselamatan, maka yang perlu adalah menjaga dengan memakai masker, ruang kelas ditutup, pasang kipas angin, AC, dan sediakan oksigen." 

"Kemudian, tidak ada pelajaran di luar kelas. Jadi harus dalam kelas supaya anak-anak tidak terpapar asap," pesannya.

Menurutnya, dimundurkannya jam masuk sekolah memang berpengaruh bagi anak dalam menimba ilmu. Oleh sebab itu, guru diharapkan mampu membagi waktu mengajar, memanfaatkan waktu dan mengejar ketertinggalan pelajaran pada waktu tertentu. 

Untuk TK, lanjutnya, tidak ada masalah jika diliburkan. Hal ini karena anak-anak pada tingkatan tersebut sangat rental terpapar asap. Namun, semua juga tetap dikoordinasikan dengan baik. (BUDI YULIANTO/B-3)

Berita Terbaru