Kebakaran Lahan di Mendawai Seberang masih Tetap Berkobar 

  • Oleh Wahyu Krida
  • 13 September 2019 - 09:04 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun  - Kebakaran lahan yang terjadi di Kelurahan Mendawai Seberang, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang terjadi sejak sekitar 4 hari lalu, masih tetap berkobar.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni, Jumat, 13 September 2019 pagi menjelaskan api dikawasan Mendawai seberang tersebut diketahui membesar, Kamis, 12 September 2019 malam.

"Berdasarkan keterangan dari Lurah Mendawai Seberang, karhutla tersebut sudah terjadi sekitar 4 hari lalu. Berdasarkan pantauan, api berasal dari Kelurahan Raja Seberang, dan telah membakar hutan produksi dan lahan perkebunan serta pertanian milik warga," jelas Majerum.

Menurut Majerum, lantaran masih belum padamnya karhutla, api kemudian meluas dan masuk ke wilayah administratif Kelurahan Mendawai Seberang.

"Dari pantauan anggota kami dilapangan, titik api paling besar berada di KM 13 Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama di Kelurahan Mendawai Seberang," jelas Majerum.

Majerum menjelaskan, selain lahan dan hutan yang terbakar, karhutla tersebht juga menghanguskan kebun sawit milik warga setempat.

"Sulitnya pemadaman karhutla dilakukan lantaran sulitnya medan untuk  menjangkau lokasi yang terbakar. Petugas harus jalan kaki sekitar 3 km  menuju lokasi yang terbakar, sambil membawa peralatan pemadam portable," jelas Majerum.

Majerum menjelaskan dilokasi karhutla memang masih ada sumber air masih ada dari sungai kecil.

"Namun kondisi api sangat besar akibat  hembusan angin kencang. Sehingga kebakaran masih berkobar," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-5)

Berita Terbaru