Olahraga Tradisional pada Hari Olahraga Nasional Momen Mengenang Masa Lalu

  • Oleh Norhasanah
  • 13 September 2019 - 11:46 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi mengatakan, olahraga tradisional yang dipertandingkan pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) adalah momen mengenang masa lalu.

"Kita lihat ini adalah olahraga budaya, tradisional seperti balogo, kita mengingat masa-masa lalu," ucap H Ahmadi, Jumat, 13 September 2019.

Menurut Ahmadi, olahraga tradisonal adalah olahraga yang memang harus dipertahankan dan dikenalkan kepada masyarakat, agar tidak tenggelam seiring waktu.

"Ini adalah olahraga yang harus kita pertahankan, apalagi olahraga tradisional ini adalah olahraga yang murah, sehingga semua masyarakat bisa berolahraga," ujarnya.

Ahmadi berharap, olahraga harus menjadi kebutuhan dan menjadi gaya hidup masyarakat di Kabupaten Sukamara. Melalui gerakan atau ajakan ayo olahraga dapat menggugah masyarakat untuk lebih rajin berolahraga sehingga dapat menjawab permasalahan tersebut.

"Permasalahan terbesar saat ini adalah derajat kebugaran masyarakat yang masih rendah sehingga olahraga harus menjadi kebutuhan masyarakat," kata Ahmadi.

"Dengan kesegaran jasmani yang bagus, dengan kesehatan yang bagus, terutama bagi pelajar, maka akan memudahkan lahirnya bibit-bibit yang berpotensi menuju pentas nasional dan dunia di masa yang akan datang," ujarnya. (NORHASANAH/B-2)

Berita Terbaru