Sebagian SD di Kabupaten Kotawaringin Barat Belum Undur Jam Masuk Sekolah karena Kabut Asap

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 13 September 2019 - 12:48 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebagian sekolah dasar atau SD di Kabupaten Kotawaringin Barat belum mengundurkan jam masuk sekolah karena kabut asap.

Sesuai dengan imbauan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar, bagi sekolah SD dan SMP yang terpapar asap agar mengundurkan jam masuk sekolah, dari pukul 07.00 menjadi pukul 07.30 WIB, Jumat, 13 September 2019. Imbauan itu berlaku hingga kabut asap berhenti.

Namun, dari tiga SD yang dimintai konfirmasi Borneonews, yakni SDN 1 Pangkalan Banteng, SDN 2 Karang Mulya dan SDN 2 Mendawai belum mengundurkan jam mask sekolah karena kabut asap masih bisa ditoleransi.

Kepala SDN 2 Mendawai Rusnaini mengatakan, belum ada pengunduran jam masuk sekolah, karena kabutnya belum terlalu parah atau masih bisa ditoleransi.

"Kami sudah dapat imbauan dari Dinas, namun belum kami terapkan, karena kabut asapnya masih belum parah," ujarnya melalui sambungan telepon.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala SDN 1 Pangkalan Banteng, belum mengundurkan jam masuk sekolah. Hanya saja peserta didik diminta mengurangi aktifitas di luar ruangan dan harus pakai masker.

"Kegiatan aktifitas di luar ruangan sudah tidak dilaksanakan, sesampainya di sekolah anak - anak harus langsung masuk ruangan," ungkapnya.

Seluruh pihak sekolah nantinya akan menentukan masing - masing kapan akan mengundurkan jam masuk sekolah dan akan menginformasikan kepada masing - masing wali murid. (DANANG/B-2)

Berita Terbaru