Legislator Minta Siswa Diliburkan, Jika Tidak Dinas Pendidikan Diminta Bertanggungjawab

  • Oleh Naco
  • 13 September 2019 - 19:06 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Sementara DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun menegaskan agar Pemkab Kotim melalui Dinas Pendidikan segera mengambil kebijakan untuk meliburkan siswa. Jika tidak, Dinas Pendidikan diminta bertanggungjawab.

"Setelah melihat kondisi asap yang semakin membahayakan belakangan ini harus diliburkan," kata Rimbun, Jumat, 13 September 2019.

Rimbun mengingatkan agar Disdik Kotim segera meliburkan pelajar, karena asapnya sudah kategori berbahaya. Pemkab jangan ambil risiko dan mempertaruhkan kesehatan anak didik dengan memaksakan turun ke sekolah.

Menurutnya, tidak masalah ketertinggalan proses belajar, kalender akademik bukan hal yang mutlak dijalankan. Apalagi kondisi yang sudah parah.

“Yang lebih penting itu kesehatan, kalau anak kita sakit dan terjadi sesuatu dan lain hal siapa yang tanggungjawab," tanyanya.

Kalau alasan mengejar kalender akademik dan wajib ke sekolah itu bisa diabaikan, nanti setelah musim asap selesai bisa dikejar lagi ketertinggalan kegiatan belajar tersebut.

Kebijakan menyerahkan ke sekolah dinilai langkah disdik tidak bertanggungjawab. Dia menyayangkan hingga kini belum ada kebijakan meliburkan siswa tersebut. 

“Malaysia saja yang hanya dapat asap kiriman mereka pikirkan kesehatan dan liburkan siswa. Apalagi kita, jika ada apa-apa dengan siswa, disdik dan pemerintah harus bertanggung jawab," tandasnya. (NACO/B-11)

Berita Terbaru