Polres Palangka Raya: Pembakar Lahan Diupah dengan Nominal Bervariasi

  • Oleh Agus Priyono
  • 13 September 2019 - 19:52 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan para tersangka pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang telah diamankan mengaku mendapat bayaran yang bervariasi atas jasanya membakar lahan.

Dia mengatakan pelaku sekali melakukan pembakaran lahan yang di dalamnya termasuk juga jasa membersihkan lahan, para tersangka dijanjikan upah Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta.

“Para pelaku itu dibayar dengan nominal bervariasi berkisar antara Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta,” ujar Timbul, 13 September 2019.

Dari para tersangka tersebut polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya jerigen berisi bahan bakar, korek api, kemudian sebilah parang dan celurit, dan sisa-sisa dari pembakaran lahan.

“Para tersangka sekarang sudah dalam tahap penyidikan, kami harap pengembangan kasus ini bisa berlangsung cepat, sehingga para pelaku ini bisa segera diadili di pengadilan,” tandasnya.

Sampai dengan saat ini, Polres Palangka Raya masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pemilik lahan.

Kemudian pihaknya juga masih melakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan dan pengadilan terkait pasal yang akan disangkakan terhadap para pemilik lahan. (AGUS/B-6)

Berita Terbaru