Pencuri Sawit Tewas Ditembak Setelah Bacok Brimob dan Satpam

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 13 September 2019 - 20:32 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Seorang pencuri buah sawit tewas setelah ditembak polisi, karena telah melakukan pembacokan terhadap anggota Brimob dan Satpam saat hendak ditangkap karena terpergok mencuri, Jumat, 13 September 2019.

"Tersangka pencurian terpaksa diambil tindakan tegas dan terukur, karena telah menyerang dan membacok anggota Brimob yang bertugas di perusahaan dan security perusahaan," ujar Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Mohammad Rommel.

Pelaku berinisial KI. Korban terkena tembakan saat berupaya menyerang anggota brimob dan security. Sedangkan anggota Brimob mengalami luka di tangan karena bacokan tersangka.

Sementara Satpam terkena sabetan parang di tangan dan pipi. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Jendral Sudirman Km 98, Desa Biru Maju, Kecamatan Telawang.

Saat itu anggota Brimob yang melaksanakan pengamanan perusahaan mendapatkan laporan bahwa ada sekelompok pencuri sawit yang jumlahnya 10 orang.

Satpam perusahaan yang menjadi korban pembacokan tersangka pencurian sawit
Satpam perusahaan yang menjadi korban pembacokan tersangka pencurian sawit

Sehingga anggota bersama petugas keamanan dan karyawan perusahaan mendatangi tempat kejadian. Sesampainya di tempat tersebut ternyata benar ada kelompok pencuri sawit.

Sehingga anggota Brimob langsung mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan pelaku. Namun saat yang lainnya lari, ternyata masih ada satu pelaku yang berada di lokasi.

Tapi saat hendak diamankan petugas, pelaku langsung mengeluarkan parang dan menyerang anggota brimob. Beruntung saat itu sempat menghindar dan hanya mengenai tangannya hingga terjatuh ke tanah.

Melihat hal itu, seorang petugas keamanan perusahaan berupaya membantu, namun malah menjadi korban penyerangan pelaku. Bahkan sempat menebaskan 2 kali bacokan ke arah leher, namun berhasil dihindari hingga mengenai tangan dan pipi.

"Karena apa yang dilakukan pelaku sudah membahayakan keselamatan orang lain, sehingga anggota langsung mengambil tindakan tegas dan terukur dengan tembakan, hingga membuat pelaku terduduk di tanah," terangnya.

Berita Terbaru