Kebakaran Hutan dan Lahan Kotim Sebabkan Sejumlah Ular Mati Terpanggang

  • Oleh Naco
  • 14 September 2019 - 08:48 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah ular jenis phyton ditemukan dalam kondisi terpanggang di areal kebakaran lahan dan hutan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Bahkan ada beberapa ekor ular tersebut berukuran besar. Ular itu diduga mati lantaran tidak bisa menyelamatkan diri dari kepungan api.

"Banyak ditemukan ular mati, yang baru itu Jumat, 13 September 2019 kemarin, di wilayah Kecamatan Baamang," kata Marjuki, anggota tim Karhutla, Sabtu, 14 September 2019.

Menurut anggota kepolisian itu, setidaknya ada 2 ekor ular yang ditemukan sudah dalam kondisi hangus terbakar. Sehingga hanya tersisa bangkai. Petugas tidak sempat lagi menyelamatkan hewan melata itu akibat luasnya area yang terbakar.

Anggota Polri berpangkat Brigpol itu melanjutkan, ular mati terpanggang juga ditemukan di wilayah Jalan HM Arsyad atau Sampit-Samuda. Namun, ukurannya tidak sebesar yang ditemukan di Baamang.

Kematian sejumlah ular akibat karhutla itu diabadikan dengan videonya dan tersebar di media sosial. Bahkan ada yang menduga ular yang mati tersebut merupakan pasangan. Terlebih saat petugas menemukan, lokasi keduanya berdekatan. (NACO/B-3)

Berita Terbaru