Jarak Pandang di Landasan Bandara Tjilik Riwut Hanya 300 Meter Akibat Kabut Asap

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 15 September 2019 - 13:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabut asap yang menyelimuti kota Palangka Raya kian tebal. Dampaknya terasa di sektor penerbangan. Seperti di Bandara Tjilik Riwut yang jarak pandang di landasar hanya 300 meter, Minggu, 15 September 2019.

Kepala Bandara Tjilik Riwut, Siswanto, 15 September 2019, mengatakan, aktivitas pesawat sangat tidak aman dan terganggu akibat kabut asap.

“Saat ini, jarak pandang hanya di bawah satu kilometer, sangat beresiko untuk lepas landas serta pendaratan pesawat,” kata Siswanto.

Dia menambahkan, jarak pandang sampai saat ini hanya 300 meter, sedangkan normalnya 800 meter.

Terkait kondisi itu, dia pun meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kalteng agar bersabar dan memaklumi kondisi yang sedang terjadi saat ini.

"Untuk penumpang dan semua pihak yang mungkin kecewa dengan adanya pembatalan penerbangan dan juga pendaratan di Bandara Tjilik Riwut kami meminta maaf sebesar-besarnya," pintanya.

Dia juga mengharapkan peristiwa kebakaran hutan dan lahan saat ini yang terjadi bisa cepat ditangani dan tidak terjadi lagi. Hal ini agar penerbangan di Bumi Tambun Bungai berjalan lancar. (ARNOL/B-11)

Berita Terbaru