BMKG: Kecepatan Angin di Bawah 20 Km, Kabut Asap Bertahan di Palangka Raya

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 15 September 2019 - 20:32 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis kecepatan angin di Kota Palangka Raya masih tergolong rendah. Kondisi ini membuat kabut asap terus bertahan di Kota Cantik untuk beberapa waktu ke depan.

Prakirawan BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya, Lian Adriani menjelaskan saat ini kecepatan angin masih berada di bawah 20 kilo meter. Bahkan untuk pagi dan siang hari ini berada di bawah 10 kilo meter.

"Kabut asap yang menyelimuti Palangka Raya seolah tidak berkurang karena kecepatan angin cukup rendah yakni di bawah 10 Km untuk pagi hingga siang dan di bawah 20 Km untuk sore hingga malam hari," ujar Lian Adriani, Minggu 15 September 2019.

Perubahan jarak pandang akibat kabut asap di Kota Cantik ini berpotensi terus terjadi karena pengaruh perubahan arah angin.

Lanjutnya, saat ini arah angin di Palangka Raya berasal dari arah selatan dan tenggara Kalteng. Angin itu membawa asap di wilayah selatan dan tenggara yang juga terjadi kebakaran hutan dan lahan," katanya.

Wilayah selatan dan tenggara yang dimaksud ialah Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas. Kurangnya kecepatan angin inilah yang membuat kabut asap terus bertahan di Palangka Raya.

Aktivitas penerbangan terganggu dan masyarakat harus terus menghirup udara tidak sehat. Oleh karena itu Lian meminta agar masyarakat Kota Palangka terus menggunakan masker dalam melakukan aktivitas apapun baik di dalam dan luar rumah. (ARNOL/B-6)

Berita Terbaru