Pemilik Gedung Walet di Katingan Khawatir Kabut Asap Sebabkan Burung Mati

  • Oleh Abdul Gofur
  • 16 September 2019 - 22:36 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Sejumlah pemilik gedung walet di Kabupaten Katingan mengaku khawatir dengan kabut asap semakin pekat bisa menyebabkan burung walet mati.

"Kita khawatir saja dengan kabut asap yang semakin tebal dan pekat ini jangan - jangan bisa menyebabkan burung walet nanti mati," kata Agus, pemilik gedung walet di Kasongan, Senin, 16 September 2019.

Agus mengatakan selama musim kemarau ini burung walet di gedung miliknya jarang sekali terbang mengelilingi gedung, termasuk masuk keluar lubang masuk.

Berbeda saat musim hujan, hampir setiap waktu burung walet datang dan tidak jarang mengerumuni bangunan, terutama di sekitar lubang masuk.

"Kalau musim kemarau saya perhatikan sekarang burung walet masuk ke gedung saat hari menjelang malam atau saat matahari sudah tenggelam," ujarnya.

Namun yang lebih dikhawatirkan populasi burung walet yang ada di gedungnya dikhawatirkan berkurang karena mati seiring kabut asap ini.

Kekhawatiran sama diutarakan Heri, pemilik gedung walet lainnya di Kasongan. Dia mengaku gedung waletnya sudah berumur 2 tahun.

Saat ini jumlah populasi burungnya sekitar 300-an burung. Tapi saat musim kemarau yang menimbulkan kabut asap pekat, ia khawatir burung waletnya ada yang mati karena kabut asap itu.

"Kalau sampai sekarang populasi burung di gedung kami masih tergolong aman, tapi gak tahu kalau kemaraunya masih lama, dan mudah-mudahan saja segera turun hujan," harapnya. (ABDUL GOFUR/B-6)

Berita Terbaru