Tunggu Keluarga, Jenazah Alan Abdul Disimpan di Kulkas Jenazah

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 17 September 2019 - 12:30 WIB

BORNEONES, Palangka Raya - Tewasnya Alan Abdul (46) di Jalan Madang, Kelurahan Panarung, Kota Palangka Raya tidak langsung dibawa dari RS Bhayangkara menuju rumah keluarga. Jenazah Alan dibawa ke RSUD untuk disimpan di kulkas jenazah. Hal ini karena keberadaan Alan di kota Palangka Raya hanya seorang diri atau tanpa satu keluarga pun.

"Dia keluarganya di sini ngga ada. Istri, anak dan keluarga besarnya ada di Betawi semua," ujar teman almarhum, Ika, saat ditemui di ruang jenazah RS Bhayangkara usai divisum, Selasa 17 September 2019.

Keluarga korban yang dihubungi masih skeptis jika Alan sudah meninggal. Mereka meminta untuk dikirim foto Almarhum atau video call sambil menunjukkan jenazah Alan.

"Ni mereka minta kirim foto atau video call sambil menunjukkan jenazah Alan untuk dilihat. Mungkin mereka belum percaya," jelasnya.

Belum ada kepastian untuk dibawah kemana dan kapan dari pihak keluarga, maka jenazah kurir Palangka Raya tersebut disimpan didalam kulkas di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya. Penyimpanan tersebut dimaksudkan agar jenazahnya tidak membusuk.

"Ini jenazah kita simpan dulu di ruang kamboja RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya biar tidak membusuk. Nanti sekalian dimandikan juga," jelas ketua ERP Jean kepada teman Alan  yang terlihat kebingungan. 

Sampai saat ini sahabat sebarak dengan Alan bersama pihak kupar masih terus menunggu kepastian keluarga terkait pemakaman. 

Sekedar informasi, Alan ditemukan tewas di Jalan Madang, Kota Palangka Raya, Selasa 17 September 2019. Dia ditemukan tewas oleh sahabatnya Ika menjelang dini hari. (ARNOL/B-5) 

Berita Terbaru