Pasangan Suami Istri Tewas di Dalam Rumah Terbakar Sengaja Bunuh Diri?

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 17 September 2019 - 15:16 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pasangan Suami istri yang tewas di dalam rumahnya yang terbakar dengan kondisi terpanggang di Desa Gunung Makmur, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diduga bunuh diri. 

"Dari informasi sementara yang kami dapatkan, diduga kedua korban bunuh diri, dengan cara membakar rumah mereka," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Antang Kalang Ipda Rino, Selasa, 17 September 2019. 

Kebakaran rumah yang membuat suami istri ikut terpanggang tersebut terjadi pada Senin, 16 September 2019, sekitar pukul 11.30 WIB. Dari keterangan sejumlah saksi, sebelun kejadian, keduanya sempat bertengkar. 

Pertengakaran tersebut terjadi di rumahnya. Namun tidak diketahui persis penyebab pertengkaran tersebut. Hingga akhirnya keduanya ditemukan tewas terpanggang di dalam rumah mereka. 

"Beruntung saat kejadian, anaknya tidak dirumah karena berada di rumah neneknya. Sehingga masih selamat," kata Rino. 

Sementara, saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya. Pemeriksaan saksi juga dilakukan. Guna mengetahui kejadian sebenarnya. 

Sementara kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang baru saja pupang dari ladang. Dirinya melihat api muncul dari arah dapur rumah korban. Dan pada saat bersamaan, dirinya mendengar ada teriakan minta tolang dari dalam rumah tersebut. 

Mendengar hal itu, dirinya langsung berteriak minta tolong dengan warga sekitar. Namun saat masyarakat hendak masuk ke dalam rumah, api tambah besar dan langsung merambah ke bagian depan rumah. 

Warga yang melihat hanya pasrah, sambil berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Hingga akhirnya sekitar pukul 13.00 WIB, api berhasil dipadamkan oleh mereka. 

Barulah ketika api tersebut padam, mereka melakukan pencarian dan menemukan kedua jasad korban. Dengan posisi yang satu jasad di dapur dan seorang jasad lagi di ruang tengah. (MUHAMMAD HAMIM/B-5) 

Berita Terbaru