Kebudayaan Lokal Harus Ditonjolkan di Area Publik

  • Oleh Naco
  • 18 September 2019 - 19:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua Sementara DPRD Kotawaringin Timur, Darmawati menekankan agar kebudayaan lokal di daerah ini ditonjolkan di area publik dan kawasan pemerintahan. 

Untuk melakukan itu, harus disertai dengan regulasi baik berupa peraturan daerah atau peraturan bupati (perbup).

Darmawati mencontohkan, seperti di bandara wajib memasang ornamen khas Dayak hingga musik instrumental.  Begitu juga dengan setiap layanan publik juga harus melakukan serupa. 

"Kalau saya menilai selama ini kebijakan pemerintah kabupaten untuk mempertahankan budaya Dayak itu sebatas retorika saja," kata Darmawati, Rabu, 18 September 2019.

Sementara praktiknya belum terlihat. Dan itu harus dimulai, karena jika tidak maka hari ke hari akan semakin kehilangan identitas ke depannya.

Darmawati prihatin dengan persoalan itu. Dia menegaskan akan mendukung kebijakan anggaran untuk berpihak kepada sektor itu. 

"Setiap sanggar seni dan budaya kita dukung, untuk mengajukan dukungan dengan bantuan dana dari pemerintah," tandasnya.

Dia juga berharap anggota di lembaga punya visi dan pandangan yang sama atas budaya lokal yang berangsur menghilang dari tengah mayarakat ini. (NACO/B-11)

Berita Terbaru