Sidak ke Posko Karhutla, DPRD Kotim Sesalkan Minimnya Partisipasi Perusahaan Perkebunan

  • Oleh Naco
  • 19 September 2019 - 12:30 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur melakukan inspeksi mendadak ke Posko Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di kantor BPBD Kotim, Kamis, 19 September 2019.

Dalam sidak itu, mereka menyayangkan minimnya partisipasi pihak perkebunan kelapa sawit. Dalam sidak itu terungkap baru 2 perkebunan yang membantu kendaraan tangki pemadam, sedangkan sisanya dibantu pihak pengusaha SPBU.

"Sangat kita sayangkan itu, di tempat kita ini banyak perkebunan masa baru 2 saja yang membantu," kata anggota DPRD Kotim  M Arsyad, yang turut hadir dalam sidak.

Arsyad meminta, agar ada kepedulian dari perusahaan perkabunan untuk membantu alat pemadaman. Supaya proses pemadaman karhutla bisa dilakukan maksimal.

Hal senada diungkapkan anggota DPRD Kotim Khozaini. Bahkan, ia mendesak agar perusahaan bisa membantu alat pemadaman.

"Jangan hanya berinvestasi saja di sini, tapi bantu jika terjadi seperti ini. Perusahaan harus merasa punya tanggung jawab. Jika tidak sama-sama kita, api sulit padam," tegas Khozaini.

Tidak hanya itu, Khozaini juga meminta ada kepedulian pihak swasta. Jika memang tidak bisa membantu alat pemadaman, setidaknya bisa membantu logistik untuk petugas di lapangan.

"Bantu logistik seperti antarmakanan untuk mereka itu salah satu dukungan kita untuk mereka," tandasnya.

Sidak ke Posko Karhutla dilakukan oleh sejumlah anggota dewan seperti Rimbun, M Arsyad, Khozaini, Hairis Salamad, dan Hendra Sia. (NACO/B-3)

Berita Terbaru