Polsek Lahei Tindak Lanjuti Perintah Kapolri Mengenai Karhutla

  • Oleh Ramadani
  • 19 September 2019 - 18:06 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh -  Pernyataan Kapolri Jendrel Tito Karnavian soal prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di 6 Polda langsung ditindaklanjuti aparat Polsek Lahei, wilayah hukum Polres Barito Utara.

Polsek Lahei bersama Koramil dan BPBD Kecamatan Lahei melaksanakan kegiatan tindak lanjut penggunaan alat pemadam api  berupa alkon sekaligus patroli penanggulangan karhutla di Kecamatan Lahei. Selain itu, jajaran Polsek Lahei juga menyampaikan kepada masyarakat sekitar terkait dampak karhutla.

Kepala Polsek Lahei AKP Tommy Palayukan, Kamis 19 September 2019 mengatakan, kegiatan mengetes kesiapan dan mengoperasikan alat pemadam kebakaran melibatkan lima personil Polsek Lahei, dua personil Koramil Lahei, dan dua anggota tim BPBD.

“Kapolsek memimpin langsung kegiatan tersebut, karena dilanjutkan dengan pemetaan dan pencarian embung air untuk mengoperasionalkan alat alkon,” kata Tommy.

Menurut Kapolsek Lahei, guna mengantisipasi karhutla diwilayah hukum Polsek Lahei, pihaknya juga menyiagakan alat pemadam kebakaran berupa satu unit truk tangki 5 ribu liter (BPBD), satu unit alkon, selang sepanjang 30 meter, lima unit kendaraan bermotor roda dua, dan empat unit Handie Talkie (HT).

Tommy menambahkan, sampai dengan 19 September 2019, di dalam wilayah hukum Polsek Lahei berdasarkan pantauan dari satelit masih belum terdapat titik api atau hot spot.

“Apabila terpantau ada titik api, satgas gabungan harus segera melaksanakan pemadaman. Itulah pentingnya pelatihan dan penyiagaan alat pemadam kebakaran. Semua harus dalam kondisi ready,” kata Tommy.(RAMADHANI/B-2)

Berita Terbaru