Narapidana Lapas Sampit Bunuh Diri di Dalam Sel dengan Tali Sepatu

  • Oleh Naco
  • 19 September 2019 - 18:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Akhmad Syahrul Mualim narapidana yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas IIB Sampit nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri menggunakan tali sepatu.

Dia bunuh diri dengan cara menggantung dirinya dengan seutas tali sepatu. Peristiwa yang terjadi pada Kamis, 19 September 2019 pagi itu sontak membuat heboh warga binaan setempat.

"Iya benar, kejadiannya pagi tadi," kata Kepala Lapas Sampit, Agus Dwirijanto Agus saat dikonfirmasi borneonews.co.id.

Korban seperti diketahui bunuh diri di sebuah WC dalam blok yang ditempatinya. Tidak diketahui secara persis pukul berapa dia nekat mengakhiri hidupnya.

Rekannya sesama warga binaan, menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa lagi usai salat subuh tersebut. Korban pun kemudian dievakuasi.

Korban merupakan warga yang sebelumnya tinggal di mesa karyawan Blok B 2, Estate 2 PT Unggul Lestari, Desa Tumbang Sepayang, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotim.

Korban harus berurusan dengan hukum setelah Pengadilan Negeri Sampit menyatakannya bersalah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). (NACO/B-11)

Berita Terbaru