Ruang Oksigen di RSUD Doris Sylvanus Sudah Melayani 388 Pasien

  • Oleh Budi Yulianto
  • 20 September 2019 - 15:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ruang oksigen yang didirikan di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya sudah melayani 388 pasien terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Angka ini terhitung sejak tanggal 13 sampai dengan hari ini, Jumat, 20 September 2019.

 

“Kami memberikan pelayanan 24 jam. Silahkan datang ke ruang oksigen dan petugas siap,” kata Direktur RSUD tersebut, Yayu Indriaty pada pertemuan dengan awak media di ruang media center kantor gubernur Kalteng.

 

 

Ia menuturkan, pada Agustus, pihak rumah sakit melayani 229 orang yang mengalami gangguan pernapasan baik akibat ISPA maupun terdapat gangguan pernapasan lainnya. Di September ini, mengalami peningkatan menjadi 613 orang.

 

Sebagaimana diketahui, pemerintah sudah menetapkan status tanggap darurat bencana Karhutla. Menurut Yayu, jika kondisi asap semakin parah hingga masyarakat membutuhkan evakuasi, pihak rumah sakit akan menambah ruang oksigen dengan kapasitas 300 orang.

 

“Kami juga akan berkoordinasi terus apabila terjadi evakuasi besar-besaran,” ungkapnya.

 

Yayu menambahkan, sampai saat ini belum ada seseorang yang dinyatakan meninggal dunia gara-gara murni terdampak asap. Namun ia mengingatkan bahwa ISPA sangat rentan bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit. Oleh sebab itu, ia mengimbau untuk menjaga kesehatan, meminum obat, mengontrol dan jika merasa sakit segera berobat.

 

Yayu menyampaikan hal tersebut dengan didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalteng, Herson B Aden, Kadis Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul dan Kadis Pendidikan Slamet Winaryo. (BUDI YULIANTO/B-5/ADV)

Berita Terbaru