Anggota DPRD Kotim Ini Minta Mahasiswa Tidak Dilibatkan Dalam Pemadaman Api Karhutla

  • Oleh Naco
  • 21 September 2019 - 12:04 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Dorongan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur yang mengajak mahasiswa terlibat dalam pemadamam api Karhutla dikritisi oleh anggota DPRD Kotim.

Anggota DPRD Kotim, M Khozaini menyatakan tidak sepakat dengan itu. Mahasiswa jangan sampai dilibatkan dalam pemadaman api.

"Mahasiswa ini diibaratkan pemain itu cadangan, jangan ajak mereka ke lapangan," ucap Khozaini, Sabtu, 21 September 2019.

Khozaini lebih sependapat jika kalangan mahasiswa itu turut serta terlibat dalam aksi sosial seperti yang kini tengah dilakukan, mulai dari menggalang dana atau makanan dan menyalurkannya untuk petugas di lapangan.

"Mahasiswa kalau diajak harus dilatih dulu, jangan sampai mereka tidak paham ketika diturunkan, terjadi hal yang tidak diinginkan berbahaya lagi, kita tidak sependapat jika pemerintah atau BPBD mengajak mereka," ucap Khozaini.

Politisi Hanura itu menekankan sebaiknya Pemkab Kotim itu membentuk relawan dari kalangan masyarakat. Karena itu yang bisa lebih mengoptimalkan untuk upaya pemadaman api.

"Selain itu berdayakan juga pihak perkebunan. Mereka itu ada juga petugas pemadamannya. Itu yang dipikirkan jangan mengajak mahasiswa karena itu bukan bagian mereka," tandasnya. (NACO/B-5)

Berita Terbaru