Ini Nama 13 Orang Meninggal Dunia di Desa Lawang Uru 

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 21 September 2019 - 14:42 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Desa Lawang Uru Hermanus membenarkan adanya kematian beruntun yang terjadi di desanya selama kurang lebih tiga bulan belakangan ini.

Didampingi istrinya dan salah satu aparat desa, Hermanus membeberkan belasan nama tersebut disertai gambaran penyebabnya, Jumat 20 September 2019.

Pertama, Lutie Adang atau biasa dipanggil Induk Jaya, memiliki riwayat penyakit maag selama kurang lebih delapan tahun. Dia meninggal pada bulan Juli 2019.

Kedua, Bapak Jamal, meninggal karena penyakit diabetes. Dia meninggal pada Agustus 2019.

Ketiga, Nias Bajau, biasa dipanggil Bapak Redi, meninggal karena penyakit stroke pada Juli  2019.

Keempat, Sambut Idi, mengalami penyakit paru-paru dan meninggal pada Agustus 2019.

Kelima, Induk Buah (Sema Main) sudah berusia 83 tahun dan meninggal Juli 2019.

Keenam, Esa Tamin biasa dipanggil Indu Muang mengalami penyakit jantung dan meninggal pada Agustus 2019.

Ketujuh, Mombot, mengalami kelainan jiwa sejak tahun 2017 dan meninggal karena bunuh diri.

Kedelapan, Bapak Jagau (Siraikat) meninggal karena sakit pada Agustus 2019.

Berita Terbaru