Jasad Korban Tenggelam di Sungai Mentaya akan Divisum

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 23 September 2019 - 21:22 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Jasad korban berinisial MR (28) yang tenggelam di Sungai Mentaya, Jalan Iskandar, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akan divisum. 

"Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit untuk divisum," kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kasat Pol Air Iptu Jaka Waluya, Senin, 23 September 2019. 

Visum dilakukan guna mengetahui penyebab korban meninggal dunia. Namun dari penyelidikan sementara, tidak ditemukan ada luka ataupun bekas pukulan benda tumpul di sekujur tubuh korban. 

Sementara, dari keterangan keluarga, korban mengidap penyakit epilepsi. Sehingga saja saat kejadian, ada dugaan penyakit yang dideritanya tersebut kambuh, hingga terjatuh ke Sungai Mentaya. 

Adapun kronologis kejadian itu berawal saat korban pergi ke lanting dengan maksud untuk mencuci sepeda pancal, sekitar pukul 17.00 WIB. 

Pada saat itu, hanya ada seorang anak di lanting tersebut, yang sedang mencuci pakaian. Namun jaraknya sekitar 2 meter dari posisi korban. Tidak berapa lama, tiba-tiba saksi mendengar ada orang terjatuh ke sungai. Lalu dia langsung mengarahkan pandangan ke lokasi korban mencuci sepeda. 

Setelah dilihat, ternyata korban sudah tidak ada. Dia pun langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Hingga akhirnya puluhan masyarakat mencari korban dengan peralatan seadanya. 

Polisi, Basarnas, dan PMI yang mendapatkan laporan, juga ikut melakukan pencarian. Hingga akhirnya pada pukul 18.30 WIB, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru