Pemkab Kotim Berupaya Mengatasi Dua Musibah di Musim Kemarau

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 23 September 2019 - 21:46 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pemkab Kotim saat ini terus berupaya mengatasi dua musibah di musim kemarau, yakni kebakaran lahan yang mengakibatkan kabut asap dan krisis air bersih.

"Kami terus berupaya mengatasi dua musibah ini, demi masyarakat," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Halikinnor, Senin, 23 September 2019. 

Pihaknya pun saat ini terus bekerja keras untuk mengatasi dua musibah tersebut. Karena hal itu telah menyangkut nasib masyarakat banyak. Salah satunya penanggulangan kebakaran lahan. 

Terkait itu, pemerintah juga telah memerintahkan seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) menurunkan mobil mereka untuk mengangkut air dengan profil tank. Tujuannya, untuk menyuplai air kepada para petugas pemadam di lapangan.

"Kamis sudah menugaskan SOPD untuk suplai air kebutuhan pemadaman, agar kebakaran lahan bisa segera diatasi," kata Halikinnor. 

Bahkan, Bupati Kotim Supian Hadi bersama sekda juga turun ke lapangan untuk ikut memadamkan api. Itu juga sebagai upaya memantau langsung kinerja petugas di lapangan. 

Sementara, untuk kebutuhan air bersih, pemkab juga menyuplai air ke wilayah selatan Kotim. Karena di daerah tersebut, sudah mengalami kekeringan dan air sungai sudah asin. 

"Wilayah selatan, suplai air sudah terus kami lakukan. Mudah-mudahan kebutuhan masyarakat bisa disuplai sacara merata, sehingga kesulitan air bersih dapat tertangani," harap Halikinnor. 

Wilayah selatan yang saat ini membutuhkan suplai air bersih meliputi Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit, dan Kecamatan Pulau Hanaut. (MUHAMMAD HAMIM/B-11) 

Berita Terbaru