Murid di Katingan Kembali Diliburkan karena Kabut Asap

  • Oleh Abdul Gofur
  • 24 September 2019 - 09:12 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Murid dari tingkat TK, SD dan SMP di Kabupaten Katingan kembali diliburkan karena kabut asap masih parah dan berbahaya bagi kesehatan.

Padahal pada Senin, 23 September 2019 proses belajar mengajar di sekolah terutama SD dan SMP kembali seperti biasa.

Tapi karena kabut asap masih terus saja menyelimuti wilayah Katingan, hingga Bupati Sakariyas kembali mengeluarkan kebijakan memperpanjang libur sekolah.

Kebijakan ini berdasarkan surat edaran Bupati Katingan, Sakariyas yang ditandatangani Senin, 23 September 2019. Surat edaran bupati itu bernomor 422/327/Disdik-1/2019 tentang penambahan libur proses belajar mengajar akibat terpapar kabut asap bagi peserta didik jenjang TK, SD dan SMP.

"Memperhatikan kualitas udara masih berbahaya akibat kebakaran hutan dan lahan semakin pekat, maka dengan ini disampaikan kepada saudara sebagai berikut, pertama menambah hari libur peserta didik dari proses belajar mengajar selama empat hari yaitu mulai 23 sampai 26 September 2019" katanya.

Kemudian selama libur agar para guru atau tenaga pendidik memberikan tugas pekerjaan rumah bagi para peserta didik dan bimbingan penguatan karakter secara mandiri.

Selama proses belajar mengajar diliburkan, para guru atau tenaga pendidik tetap turun ke sekolah seperti biasa untuk melaksanakan tugas lainnya selaku aparatur sipil negara dan berperan aktif menjaga lingkungan sekolah dari bahaya kebakaran.

Kepala dinas pendidikan dan koordinator wilayah bidang pendidikan kecamatan agar lebih aktif melakukan monitoring dan evaluasi ke sekolah yang terkena dampak kabut asap akibat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Terakhir apabila kondisi kabut asap atau udara di wilayahnya sudah dalam keadaan kondisi normal, maka proses belajar mengajar diaktifkan kembali sebagaimana biasa. (ABDUL GOFUR/B-6)

Berita Terbaru