Wakil Bupati: Kondisi Ekonomi Nelayan Kotim Rawan di Garis Kemiskinan

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 25 September 2019 - 15:08 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Bupati Kotim M Taufiq Mukri menyatakan, kondisi sosial ekonomi nelayan di Kotawaringin Timur masih berada pada posisi rawan di garis kemiskinan.

"Kondisi sosial ekonomi nelayan di daerah ini memang masih rawan di garis kemiskinan. Kami berupaya memperkuat kapasitas mereka sehingga bisa keluar dari keadaan tersebut," ujar Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, Rabu, 25 September 2019.

Untuk ini pihaknya terus berupaya membina nelayan. Selian itu juga juga memfasilitasi peningkatan kapasitas keterpaduan antara pendidikan keahlian, teknologi, finansial, serta industri.

"Kami juga bertekad memperbaiki arah kebijakan pembangunan. Yang tentunya dapat merubah kehidupan ekonomi nelayan," kata Taufiq.

Di Kotim ada 25 desa yang kehidupan masyarakatnya sebagai nelayan. Mereka tersebar di 14 desa di wilayah pesisir bagian selatan Kotim, dan 11 desa diwilayah perairan umum bagian utara Kotim.

Yang menjadi permasalahan saat ini adalah jika kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian ikan. Sehingga nelayan banyak yang tidak memiliki pekerjaan lain, dan penghasilan mereka yang didapatkan selama mencari ikan digunakan untuk menutupi selama tidak ada pekerjaan.

"Itulah yang menjadi permasalahan, dan hal ini harus menjadi perhatian kita semua. Baik melalui pembinaan ataupun lainnya," terang Taufiq. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

Berita Terbaru