Fraksi ARKS dan PPP DPRD Barito Utara Beri Catatan untuk Pemkab

  • Oleh Ramadani
  • 25 September 2019 - 20:26 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Fraksi Amanah Rakyat Karya Sejahtera atau ARKS dan PPP DPRD Barito Utara memberikan sejumlah catatan dan masukan untuk pemerintah kabupaten atau pemkab. Hal itu berkaitan dengan pidato pengantar Bupati Barito Utara terkait Raperda APBD Perubahan 2019.

Juru bicara fraksi ARKS, Rosi Wahyuni dalam rapat paripurna, Rabu 25 September 2019, menyampaikan di antaranya mengenai BLUD RSUD Muara Teweh, agar pemkab mempercepat pembangunan fasilitas cuci darah dan segera memfungsikannya.

"Sehingga, masyarakat yang akan melakukan cuci darah tidak perlu lagi ke rumah sakit luar daerah. Karena selama ini masyarakat yang akan melakukan cuci darah harus pergi ke rumah sakit seperti di Palangka Raya dan Banjarmasin,” terangnya.

Selanjutnya, adapun mengenai usulan-usulan DPRD Barito Utara untuk kepentingan masyarakat yang belum bisa diakomodir di APBD Perubahan 2019, agar masuk APBD 2020.

Fraksi ARKS juga berharap agar pemerintah daerah lebih cermat dalam menyusun rencana anggaran. Jangan sampai anggaran yang telah disepakati bersama tidak dapat terserap dengan baik, sehingga menjadi Silpa.

Sementara itu, juru biaca Fraksi Partai Persatuan Pembangunan  atau PPP, H Abri menilai pemerintah kabupaten kurang cermat dalam menghitung target  anggaran 2019. Imbasnya, ada defisit anggaran secara beruntun dari tahun ke tahun.

“Defisit anggaran semakin membesar pada tahun 2019, itu menandakan pemkab kurang cakap dalam menganalisa penerimaan keuangan dari pusat,” kata dia.

Dia menambahkan, pemkab mempunyai kewajiban untuk turut serta memberikan rangsangan atau stimulus dalam perekonomian, apabila kondisi lesu. (RAMADHANI/B-11)

Berita Terbaru