Ini Pemandangan Akhir Fraksi PDIP dan PKB DPRD Barito Utara soal Raperda APBD Perubahan 2019

  • Oleh Ramadani
  • 25 September 2019 - 20:42 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Fraksi PDIP dan Fraksi PKB DPRD Barito Utara menyampaikan pemandangan akhir terkait Raperda APBD Perubahan 2019, melalui sidang paripurna, Rabu, 25 September 2019.

Dari Fraksi PDIP, mengharapkan agar pemerintah daerah tetap melakukan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa mengabaikan rasa keadilan masyarakat sebagai wajib pajak.

Juru bicara fraksi PDIP, Henny Rosgiati Rusli, mengatakan, SOPD yang berkaitan dengan PAD agar melakukan validasi data wajib pajak dan edukasi. Baik secara langsung atau tidak.

Selain itu, juga diminta untuk melakukan terobosan-terobosan baru untuk menggali sumber-sumber pendapatan secara luas, sehingga pendapatan daerah bisa terkumpul sebanyak-banyaknya.

Di sisi lain, dia menyampaikan, prinsip dasar arus belanja terletak pada aliran dana yang efektif dan efisien, serta dana yang disetujui dapat dirasakan masyarakat dan memiliki multiply effect terhadap pertumbuhan serta pembangunan sosial ekonomi yang berkeadilan.

“Diharapkan juga APBD Perubahan 2019 dapat menjadi solusi pembangunan daerah dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, juru bicara fraksi PKB, Benny Siswanto menyampaikan ada tiga saran dan masukan. Yakni, terkait proyek multiyears agar rekanan yang mengerjakan padat alat, SDM, dan modal.

“Hal ini diharapkan agar proyek multiyears ini dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” terangnya.

Selanjutnya, mengingat waktu pengerjaan di perubahan ini pendek, agar SOPD dapat mengunakan APBD Perubahan 2019 dengan tepat waktu, tepat guna, tepat sasaran, akuntabel, dan dapat dipertangungjawabkan dengan baik.

“Yang terpenting, dana dapat terserap dengan maksimal dan lebih mengutamakan kualitas pekerjaan,” katanya.

Berita Terbaru