Mahasiswa Kotawaringin Timur juga Demo Tolak Revisi UU KPK dan RKUHP

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 26 September 2019 - 16:16 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sebagaimana yang terjadi di kota- kota di Indonesia, mahasiswa di Kotawaringin Timur juga menggelar aksi demo di Sampit, menolak RKUHP dan juga revisi UU KPK.

Meski aksi turun ke jalan tersebut terkesan terlambat, namun ratusan mahasiswa di Kotim tetap menyuarakan penolakan. Ini karena revisi UU KPK dan RUU KUHP dinilai telah menyakiti masyarakat.

Secara bergiliran, sejumlah mahasiswa yang demo di Bundaran Pemda, Kamis, 26 September, menyuarakan pendapat mereka di atas pikap yang mereka bawa. Mereka berorasi dengan suara lantang.

Koordinator aksi, Burhan, mengatakan, sikap Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan pemerintah yang mengesahkan revisi UU KPK dan membahas sejumlah pasal kontroversial RUU KUHP sangat merugikan masyarakat. 

"Kami tidak ingin para koruptor makin merajalela di negara ini karena revisi UU KPK tersebut. Sehingga inilah suara kami dari para mahasiswa," kata Burhan. 

Setelah melakukan aksi di Bundaran para mahasiswa langsung mendatangi gedung DPRD Kotim. (MUHAMMAD HAMIM/B-5) 

Berita Terbaru