Status Siaga Darurat Karhutla di Pulang Pisau akan Berakhir Pada 9 Oktober 2019

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 26 September 2019 - 17:30 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kabupaten Pulang Pisau akan berakhir pada 9 Oktober 2019.

Kepala BPBD Pulang Pisau, Salahudin, mengatakan, nantinya status siaga darurat karhutla itu tetap akan dievaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya. Seperti perpanjangan atau dihentikan. 

"Sambil melihat kondisi cuaca nantinya seperti apa. Laporan pusdalops juga nanti seperti apa, akan dilakukan pers rilis," kata Salahudin, Kamis, 26 September 2019. 

Salahudin menambahkan, untuk saat ini titik api memang masih ada. Hari ini terpantau sekitar 60 titik api dengan tingkat kepercayaan 100 persen. 

"Titik api ini tersebar di beberapa wilayah. Seperti Sebangau, Maliku, Kahayan Hilir, Jabiren Raya, dan Banama Tingang," ucap dia. 

Salahudin membeberkan, berdasarkan prediksi cuaca bahwa bulan Oktober ini akan mulai memasuki musim penghujan. Bahkan beberapa hari belakangan sudah ada turun hujan. 

"Kita berharap semoga saja karhutla ini cepat berlalu. Mohon doanya dari seluruh masyarakat," tandasnya. (M.BADARUDIN/B-11)

Berita Terbaru